Gosip Artis dan Selebritis Indonesia – Gres, Panas, Seru, Dashyat!
Biasanya, jika kita kehilangan barang, tentunya kita yang melapor ke polisi. Namun yang terjadi di sini malah sebaliknya. Andhika, vokalis Kangen Band, yang kehilangan laptop, justru harus mendapat panggilan dari kepolisian. Apa sebenarnya yang terjadi?
Kejadian bermula beberapa bulan lalu saat Andhika kehilangan laptopnya di rumnahnya di kawasan Cibubur. Ketika itu, ia mencurigai sahabatnya dari Lampung yang kebetulan sedang berada di sana. Namun pada saat itu ia membiarkannya karena tidak ingin menimbulkan masalah.
“Saat itu Andhika curiga. Tapi Andhika diam saja sampai sebulan,” ujar Jana, manajer Kangen Band.
Masalahnya, beberapa waktu kemudian, giliran Bebe, bassis Kangen Band, yang kehilangan Blackberry. Andhika pun makin curiga dengan sahabatnya dan berrencana ‘menginterogasinya’. Namun orang tersebut malah kabur sehingga Andhika pun mengejarnya hingga ke Ciracas. Di sana, perkelahian tidak bisa dihindari dan sempat memukulnya.
“Nah di sana Andhika emosi dan langsung memukul dia sambil menanyakan soal hilangnya BB dan laptop itu,” kisah Jana.
Keributan tersebut tidak berlangsung lama karena dilerai oleh warga. Keduanya pun langsung berdamai di hadapan ketua RT setempat. Mereka juga saling menandatangani surat perjanjian damai. Masalahnya, kini orang tersebut melaporkan Andhika ke polisi.
“Tiba-tiba hari ini dia dapat panggilan. Padahal sebelumnya sudah damai,”
Meski hanya dipanggil sebagai saksi, Andhika sendiri mengaku bingung dengan peristiwa tersebut.
Hmmm, kira-kira di laptopnya Andhika ada koleksi video mesum juga gak ya? Jangan-jangan habis ini yang keluar bukannya video mesum Ariel Aura Kasih, melainkan malah video mesum Andhika BCL, hehehe.
Setelah melalui berbagai penyelidikan dari Satuan Cyber Crime Bareskrim, Mabes Polri meyakini bahwa pelaku dari tiga video mesum yang baru-baru ini beredar di masyarakat — dua video dengan pelaku yang mirip Ariel Peterpan dan Luna Maya serta satu video dengan pelaku yang mirip Ariel Peterpan dan Cut Tari — adalah benar Ariel, Luna, dan Tari. Hal ini diungkapkan oleh Kombes Polisi Marwoto Soeto, Kabid Penerbangan Umum Mabes Polri, di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, hari Rabu (9/6/2010) siang tadi.
Syuting film ‘Love in Perth’ di Australia berbuntut masalah bagi aktor Derby Romero. Gara-gara ngebut saat syuting di Australia, Derby ditangkap polisi.
Kejadian tersebut berlangsung di jalan Hay and Barrack, Perth, Selasa (8/6/2010) pukul 16.40 waktu setempat. Kala itu Derby sedang syuting adegan ngebut mengendarai mobil BMW.
Dilansir ABCNews, Rabu (9/6/2010), seorang saksi mata menyebutkan mobil Derby lepas kendali dan menerobos jalur yang berlawanan. Ia kemudian menabrak trotoar dekal Hay Street Mall. Polisi lalu lintas yang sedang berjaga langsung menghampiri kekasih Dinda Kanya Dewi tersebut.
Menurut keterangan polisi, jalanan tersebut cukup ramai dipadati masyarakat. Sangat luar biasa, tidak ada yang terluka dalam insiden tersebut.
Namun aktor berusia 20 tahun itu dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Tinggi Perth. Ia diminta membayar denda sebesar $500 Australia atau sekitar Rp 3,8 juta. Derby mendapat jaminan kasus tersebut tidak masuk dalam catatan kriminal karena unsur ketidaksengajaan.
Kasus tersebut bisa diselesaikan dengan baik setelah Derby ditanyai polisi. Surat izin untuk syuting dan segala kelengkapan telah dikantongi kru film. Derby juga diminta untuk membayar biaya sidang sekitar Rp 456 ribu.
Kisruh peredaran video porno mirip Luna Maya dan Ariel sepertinya akan berbuntut panjang. Siang tadi, Lembaga Swadaya Masyarakat Hajar Indonesia bersama Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) melaporkan pasangan artis bintang iklan Lux tersebut ke Polda Metro Jaya, dengan pengaduan mengenai tindak pidana pornografi dengan pasal 27 ayat 1, UU No. 11 tahun 2008, dan tentang informasi transaksi elektronik (ITE), junto pasal 282 KUHP.